Cara Mengendalikan Biaya Operasional dalam Bisnis

Cara Mengendalikan Biaya Operasional dalam Bisnis

Cara Mengendalikan Biaya Operasional dalam Bisnis

Semua pebisnis tentu menginginkan laba yang besar dan biaya operasional yang serendah-rendahnya. Biaya operasional yang terlalu besar bisa menjadi masalah bagi perusahaan yang Anda kelola. Sebagai pengelola, Anda harus mampu mengendalikan biaya operasional tersebut agar Anda mendapatkan keuntungan yang besar.

Biaya operasional yang terlalu mahal akan memperkecil laba Anda atau bahkan Anda mengalami kerugian. Bila kerugian terjadi, modal Anda pasti berkurang karena untuk menutupi biaya kerugian yang terlalu besar.

Padahal semua orang menginginkan keuntungan yang besar namun karena kurangnya pengawasan dan perencanaan, biaya operasional mengakibatkan biaya membengkak dan perusahaan mengalami kerugian.

Biaya pada dasarnya merupakan pengorbanan terhadap barang atau jasa yang akan diproduksi atau sudah diproduksi dengan ukuran nilai uang. Biaya selalu ada pada setiap produksi baik produksi langsung maupun tidak langsung.

Mengendalkan biaya operasional bukanlah hal yang sulit sekalipun Anda memiliki beberapa perusahaan. Tanpa biaya operasional ini Anda tidak bisa menciptakan produk berkualitas.

Biaya operasional ini adalah semua biaya yang dikeluarkan oleh pegelola operasional untuk menghasilkan apa yang mereka inginkan. Bila produksi dalam sekala besar tentu saja biaya operasional yang dikeluarkan juga besar demikian sebaliknya. Namun semua biaya tersebut sebenarnya bisa dikurangi sehingga keuntungan yang didapatkan juga relatif lebih besar. 

Untuk mengendalikan biaya operasional tersebut, Anda harus mengetahui biaya apa saja yang sering dikeluarkan dalam berbisnis. Biaya-biaya tersebut diantaranya:

 

1. Biaya poduksi 

Biaya produksi merupakan biaya yang dikeluarkan untuk menghasilan barang yang diinginkan. Biaya produksi ini biasanya berbeda-beda pada masing-masing produk.

Biaya ini bisa berupa bahan mentah atau juga bahan setengah jadi. Biaya produksi ini juga termasuk biaya bahan penolong, biaya mesin produksi, biaya perlengkapan produksi dan biaya tenaga kerja operasional maupun non operasional lainnya.

Biaya bahan baku misalnya, biaya ini digunakan untuk membeli bahan baku yang akan di olah menjadi produk yang diinginkan, sedangkan biaya bahan baku setengah jadi merupakan bahan baku yang akan diolah kembali menjadi barang jadi namun prosesnya lebih ringkas karena melanjutkan proses sebelumnya.

 

2. Biaya Administrasi

Biaya ini merupakan biaya untuk mengolah data produksi dan perencanaan keuangan sekarang maupun masa depan. Biaya administrasi ini meliputi biaya gaji karyawan, administrasi pengelolaan data, biaya pengurusan badan hukum usaha, biaya pengurusan pajak dan biaya administrasi lainnya.

Untuk biaya gaji, semua karyawan baik mereka yang menjadi karyawan operasional maupun bagian administrasi keuangan semua mendapatkan gaji demikian juga dengan pengelola perusahaan tertinggi atau pemilik perusahaan.

Walaupun Anda sebagai pemilik perusahaan Anda tetap berhak mendapatkan gaji. Cara ini sangat efektif untuk mengendalikan biaya operasional yang terlalu besar.

Dari beberapa unsur biaya tersebut, Anda bisa menekan biaya sekecil mungkin namun dengan syarat produk yang Anda jual kepasaran juga dengan kualitas baik . Bila Anda hanya bertujuan untuk mengendalikan biaya operasional saja tanpa memikirkan kualitas produk, tentu saja Anda akan merugi.

Dalam pengendalian biaya operasional tersebut Anda tidak boleh melupakan selera konsumen dan kepuasan mereka. Untuk mgendalikan biaya operasional tersebut Anda bisa memilih bahan baku dengan kualitas baik namun dengan harga yang lebih rendah.

Selain itu Anda juga bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusian pada perusahaan agar tidak terjadi pemborosan biaya prekrutan tenaga kerja. Anda bisa menyeleksi setiap calon karyawan baru yang benar-benar memenuhi kriteria karyawan yang dibutuhkan. Dengan pengendalian biaya operasional tersebut Anda tidak akan khawatir dengan kerugian perusahaan.

 

Sumber : menjadiwirausaha.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *