3 Cara Berinteraksi Dengan Customer

3 Cara Berinteraksi Dengan Customer

3 Cara Berinteraksi Dengan Customer

Pelatihan Bisnis : 3 Cara Berinteraksi Dengan Customer.

Kenapa berinteraksi dengan customer itu penting? Dengan berinteraksi dengan customer Anda akan tahu dan dapat memberikan penilaian terhadap perusahaan atau jasa yang bersangkutan, apakah bentuk pelayanannya baik atau buruk. Jika pelayanannya buruk maka siap-siap Anda akan menjadi sepi pelanggan.

Lalu bagaimana agar itu semua tidak terjadi?

Anda harus memiliki front office yang sigap, front office diibaratkan sebagai pemain paling depan dalam permainan sepak bola. Jika front officenya bagus atau customer servicenya bagus maka siap-siap pelanggan akan datang lagi untuk menggunakan jasa Anda atau membeli barang Anda.

Namun, jika front office Anda pemalas, berinteraksi dengan customer hanya seadanya, customer akan merasa dicuekin dan itu akan mengakibatkan customer Anda kabur mencari tempat yang lain.

Lalu bagaimana cara berinteraksi dengan pelanggan yang baik?

Jawabannya adalah dengan menganggap pembeli tersebut adalah raja, tanpa pembeli maka perusahaan atau usaha Anda tidak akan berjalan dan akan mengalami cashflow yang kacau. Bahkan kesuksesan suatu perusahaan tergantung dari cara pelayanan Anda atau front office Anda terhadap calon pembeli.

Pelayanan yang baik, tentu akan membawa orderan yang banyak dan order yang banyak dapat berarti bahwa profit Anda juga akan banyak, karyawan Andapun akan sejahtera.

3 Cara Berinteraksi Dengan Customer

Yuk, langsung saja kita bahas cara yang pertama:

Memberikan pelayanan yang ramah

Ramah itu berarti Anda harus menggunakan tutur kata yang lembut dengan nada bicara yang rendah dan sopan disertai dengan senyuman. Ramah disini adalah dengan lemah lembut dalam menanggapi semua keluhan atau pertanyaan mengenai informasi yang mau customer dapatkan.

Tanpa pelayanan yang ramah, jangan harap pembeli akan menjadi seorang customer. Meskipun barang yang Anda jual bagus, pembeli akan enggan membelinya dari Anda

Menjadi pendengar yang baik

Untuk bisa mengetahui apa yang diinginkan pelanggan, apa yang menjadi kebutuhan serta keluh kesahnya Anda cukup menjadi pendengar yang baik.

Anda cukup memperhatikan pada saat dia berbicara dan mengulangi kata-katanya, misalnya dia mengalami masalah A maka Anda harus berbicara “owh, jadi masalah ibu atau bapak adalah A”, dengan begitu pelanggan akan merasa diperhatikan.

Pelanggan tersebut dalam hatinya akan bergumam “ternyata keluhan dan masalah saya didengarkan oleh orang ini”, dengan begitu timbal baliknya mereka juga akan tertarik dengan apa yang Anda bicarakan.

Menjadi seorang problem solver terhadap masalahnya

Setelah pelanggan bercerita panjang lebar dari A sampi Z, tugas Anda yang berikutnya adalah memberikan solusi. Solusi tersebut adalah sebuah tips-tips yang Anda tahu tepat untuk mengatasi masalah apa yang dia alami sekarang.

Dengan memberikan tips-tips tersebut maka posisi Andapun akan berada dinilai plus, artinya pelanggan Anda tidak salah bercerita dengan Anda mengenai masalah-masalah yang dia alami, setelah itu barulah Anda perkenalkan produk yang berkaitan dengan solusi pelanggan Anda tersebut.

Jika Anda menginginkan pelanggan Anda tersebut dari bulan ke bulan semakin bertambah, omset Anda meningkat dan karyawan Anda loyal terhadap Anda maka Anda bisa berkonsultasi dengan kami dengan mengikuti program 1 on 1 coaching.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan Anda menghubungi kami di nomor WA 0811-265-2244